Testimoni

Kesaksian ini disampaikan bukan untuk merendahkan terapi medis / mencemarkan nama baik institusi / siapapun, tapi untuk berbagi pengalaman.

Testimoni Bpk. Sukardi (Pensiunan Tentara, Magelang):
Setelah masa kerja usai saya merasakan gejala penyakit Diabetes ( cepat letih dan lesu, sering merasa haus, sering buang air kecil, lemah syahwat ), mungkin karena kurang gerak dan pola makan yang salah pikir saya. Pada saat itu saya mencoba tidak terlalu menghiraukannya, hingga beberapa saat saya mencoba periksa ke puskemas. Hasilnya saya positif terkena Diabetes. Kemudian saya menjalani terapi berdasarkan resep yang dianjurkan oleh dokter kepada saya sembari berharap melalui terapi ini Allah memberikan kesembuhan.

Namun setelah sekian lama menjalani terapi tersebut keadaan saya tidak kunjung membaik. Bahkan semakin hari semakin parah, yaitu jari dan telapak kaki kanan membusuk. Kurang lebih selama 2 tahun saya menjalani keadaan seperti ini. Sebagai pensiunan tentara, biaya yang saya jalani ini juga semakin berat. Hingga pada puncaknya jari tengah kaki kanan saya putus. Saya merasakan ketakutan, karena biasanya keadaan seperti ini mengharuskan untuk diamputasi.

Kemudian suatu hari saya dikenalkan produk herbal Diajoss obat Diabetes. Saya mencoba 1 resep isi 30 kapsul. Terjadi perubahan positif setelah saya minum beberapa kapsul luka saya berangsur membaik/mengering. Oleh karena itu saya semakin bersemangat untuk melanjutkan terapi. Alhamdulillah habis + 150 kapsul Diabetes dan kaki yang busuk sembuh.

Saya bersyukur sekali karena ternyata penyakit yang saya derita ini masih bisa sembuh tanpa harus amputasi. Keberhasilan ini merupakan suatu hal yang menakjubkan bagi saya. Dan saya berharap supaya setiap orang yang menderita penyakit seperti saya mencoba terapi dengan herbal Diajoss ini.

Testimoni Ir. Muhammad Isa (Pelatih Taekwondo di Yogyakarta):
Hanya berawal dari memakai sandal refleksi telapak kaki kiri saya melepuh kecil, kemudian menjadi luka yang meradang dan membengkak. Saya periksa di sebuah rumah sakit besar di Yogjakarta ternyata gula darah saya diatas 900 mg/dl, dan disarankan harus menginap. Namun saat dirawat, semakin hari luka tersebut semakin melebar, bahkan saya harus merelakan keempat jari kaki saya untuk diamputasi dan dibuat sayataan lebar untuk mengeluarkan nanah dan darah kotor yang bau busuknya sangat menyengat. Hal ini semakin membuat ngeri yang melihatnya. Dan menurut medis, agar cepat sembuh kaki saya harus diamputasi dari pergelangan kaki atau lutut agar tidak menjalar ke atas, tapi saya tidak mengijinkannya. Menurut informasi dan data medis, biasanya luka Diabetes mengering bisa mulai 6 bulan / 1 tahun / 2 tahun. bahkan bisa lebih lama dari itu. Hal ini tentu membuat saya hampir putus asa. Alhamdulillah orang-orang di sekeliling saya terus memberikan semangat untuk bertahan dan sabar.

Dengan kondisi yang tidak ada kepastian sembuhnya, dan biaya yang semakin membengkak, sudah mencapai 41 juta lebih, maka genap 29 hari di RS saya memutuskan untuk pulang secara APS (Atas permintaan Sendiri), walaupun sebenarnya dokter belum merekomendasikan untuk boleh pulang. Saat beberapa minggu menjalani rawat jalan, ada seorang teman yang membesuk dan membawa brosur DIAJOSS. Karena besar keinginan saya untuk cepat sembuh, maka saya langsung pesan DIAJOSS tersebut lewat SMS, 1 botol isi 50 kapsul. Saat saya konsultasi, saya tidak boleh minum / makan yang mengandung zat kimiawi dan menghentikan pemakaian obat kimia / medis, maka saya pun mematuhinya. Tidak disangka belum genap seminggu, luka bekas amputasi dan sayatan lebar itu mulai merapat dan mengering. Saya sangat bersyukur dan gembira, berarti masih ada harapan sembuh dan hidup untuk saya. Dalam hati saya ” Mungkin ini jawaban atas doa-doa saya, anak, istri, saudara dan teman-teman saya”. Yang lebih mencengangkan …., sejak saat itu saya tidak pernah suntik INSULIN lagi, dan saya merasa lebih bugar. Baik suster yang merawat maupun dokter yang mengontrol saya, mereka hampir tidak percaya ini terjadi. Sampai saya menghabiskan 3 botol DIAJOSS gula darah saya berkisar 130 – 165 mg dan saya sudah bisa kembali beraktifitas normal. Subhanallah benar-benar luar biasa. Alhamdulillahirrobbil’alamin. Sebagai rasa syukur kini saya turut mendistribusikan DIAJOSS untuk membantu sesama penderita Diabetes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s